|
Teknologi maju telah menggantikan banyak permainan tradisional dengan permainan-permainan digital macam, NDS, Play Station, Game Boy dan sejenis. Banyak permainan-permainan tradisional yang masih menarik untuk dimainkan sebagai permainan keluarga dan sangat baik guna membina keakraban di antara sesama anggota keluarga.
'Ship, Captain and Crew' adalah permainan tradisional menggunakan dadu. Permainan ini cocok untuk dimainkan anak usia TK hingga kakek-nenek. Cukup menggunakan dadu dan selembar kertas untuk mencatat. Cara bermainnya bisa dilihat di sini: http://en.wikipedia.org/wiki/Ship,_captain,_and_crew atau bisa juga dilihat di sini: http://www.ehow.com/how_4281_play-ship-captain.html
Secara gampang-gampangan, cara mainnya adalah:
|
|
|
Lebih dari setahun yang lalu, seorang teman yang hobby tanaman bercerita tentang khasiat Melati Katarak ini kepada istri saya. Sebut saja nama teman ini David. Kebetulan istri saya juga hobby tanaman. Inti pembicaraan itu adalah: Ayah David sembuh dari mata plus setelah rutin mencuci mata menggunakan bunga ini. Beberapa minggu setelah itu, David memberi tanaman ini kepada kami.
Kami baru mencoba beberapa bulan (lebih dari 6 bulan), mencuci mata secara rutin menggunakan 1 bunga melati katarak. Rasanya pedih luar biasa namun setelah itu penglihatan kembali jernih. Kami berdua sering mengalami kelelahan mata karena sehari-hari bekerja di depan komputer.
Beberapa teman bertanya bagaimana cara pakainya. Yang kami lakukan adalah:
|
|
Lalu, dengan ketiga pertimbangan diatas, yang manakah yang harus kita pilih ?
Menurut pendapat saya, tentunya, yang terbaik adalah yang sesuai dengan kebutuhan kita:
- Pilihan 1: Kalau kebutuhan kita standard, pilihlah layar ukuran 14" karena ukuran ini paling comfortable, prosesor minimal Pentium atau Dual Core, jangan Atom, karena terlalu kecil.
Kalau kita memilih type ini, range harganya berada diantara Rp.3 juta - Rp. 5 jutaan tergantung merk dan type. Kalau kita ada dana lebih, bisa memilih type prosesor yang lebih tinggi, range harganya antara Rp.4 juta - belasan juta
- Pilihan 2: Kalau kebutuhan kita minimalis, hanya untuk surfing internet, e-mail, facebook, aplikasi2 ringan dsb, dengan harapan bendanya kecil dan ringan sehingga comfortable untuk dibawa2, bisa pilih type layar 10" dengan prosesor Atom.
Tapi biasanya type ini tidak memiliki DVD player/ writer, sehingga pemanfaatannya lebih terbatas dibanding pilihan 1. Kisaran harga antara Rp.2,5 juta - Rp.4 juta an.
|
|
Saat ini, komputer notebook (atau ada yang menyebut sebagai "laptop") adalah benda yang sangat dibutuhkan oleh semua orang. Mulai anak usia sekolah sampai oma-opa semua butuh notebook untuk mendukung aktifitasnya. Merk dan type notebook pun ada puluhan macam, sehingga sering membikin bingung para calon pemakai / pembeli. Lalu, kalau kita ingin memilih / membeli notebook, manakah yang harus kita pilih?
Berikut ini adalah gambaran singkat mengenai apa yang harus kita pertimbangkan untuk memilih notebook.
| 1. |
Pertimbangan performance prosesor: Pertimbangan ini diperlukan untuk mengkompromikan performance dan dana, tentunya kalau ingin performance bagus, harganya juga lebih mahal dibanding yang performance nya lebih rendah. Saat ini ada beberapa kelas notebook berdasarkan "besar / kecil" nya performance prosesor, yaitu (urut kecil ke besar): |
|
- Prosesor Atom
- Prosesor Pentium atau Dual Core
- Prosesor Core2 Duo
- Prosesor Core i3
- Prosesor Core i5
- Prosesor Core i7
|
|
Pembagian di atas adalah untuk prosesor bikinan Intel (karena mayoritas pengguna dan barang yang dijual di Indonesia menggunakan prosesor Intel). Selain Intel, ada juga pilihan prosesor AMD dan jenis RISC. |
|
|
|
|
|
|