Don't Copy if Can't Paste

A week later, a top manager trained by  the motivational speaker tried to crack this very effective joke  at home.

He was a bit foggy after a drink.

Famous Star

Billy Crystal wanted everyone to know that there are large differences between the class clown and a comedian.

Speedy Ticket

A man was driving well above the speed limit when a police car suddenly emerged from behind, sirens blaring. Thinking he'd outpace the cop, the man pushed his accelerator to the floor.

 
Bagaimana Memilih Notebook yang Sesuai dengan Kebutuhan Kita?

Saat ini, komputer notebook (atau ada yang menyebut sebagai "laptop") adalah benda yang sangat dibutuhkan oleh semua orang. Mulai anak usia sekolah sampai oma-opa semua butuh notebook untuk mendukung aktifitasnya. Merk dan type notebook pun ada puluhan macam, sehingga sering membikin bingung para calon pemakai / pembeli. Lalu, kalau kita ingin memilih / membeli notebook, manakah yang harus kita pilih?

Berikut ini adalah gambaran singkat mengenai apa yang harus kita pertimbangkan untuk memilih notebook.

1. Pertimbangan performance prosesor:
Pertimbangan ini diperlukan untuk mengkompromikan performance dan dana, tentunya kalau ingin performance bagus, harganya juga lebih mahal dibanding yang performance nya lebih rendah. Saat ini ada beberapa kelas notebook berdasarkan "besar / kecil" nya performance prosesor, yaitu (urut kecil ke besar):
  1. Prosesor Atom
  2. Prosesor Pentium atau Dual Core
  3. Prosesor Core2 Duo
  4. Prosesor Core i3
  5. Prosesor Core i5
  6. Prosesor Core i7
Pembagian di atas adalah untuk prosesor bikinan Intel (karena mayoritas pengguna dan barang yang dijual di Indonesia menggunakan prosesor Intel).
Selain Intel, ada juga pilihan prosesor AMD dan jenis RISC.
2. Pertimbangan ukuran layar LCD:
Ukuran layar LCD berkaitan dengan ukuran fisik dan bobot notebook. Semakin besar ukuran layar LCD, maka pasti ukuran fisik dan bobot notebook akan lebih besar dan lebih berat.
Ukuran layar yang paling banyak dipakai adalah 14", yang lebih kecil lagi ada 13" dan 12".
Untuk ukuran layar 14", bobot notebook nya biasanya antara 2,2 - 2,5 Kg dan untuk ukuran layar 12" atau 13" biasanya, memiliki bobot 1,8 - 2 Kg. Memang ada juga ukuran 10" atau 8" bahkan 7", ini biasanya dipakai pada notebook dengan prosesor berperforma relatif rendah dan ditujukan kepada pemakai yang lebih mengutamakan ukuran dan bobot dibandingkan performance. Di samping itu, ada juga yang memiliki layar ukuran 15" atau 17" bahkan 21", bisanya ditujukan pada pemakai yang lebih mengutamakan performa gambar, misalnya graphic designer atau arsitek. Tentunya, untuk ukuran layar yang sedemikian besar, bobot komputer menjadi lebih berat, sekitar 3 Kg untuk layar 15" dan antara 5-7 Kg untuk layar17"-21".
3. Pertimbangan merk:
Saat ini ada puluhan merk notebook yang dijual di pasar, tapi pada dasarnya bisa dikelompokkan menjadi 2 bagian:
  1. Merk Global, artinya, merk ini memang dikenal secara global di seluruh dunia, ada di hampir semua negara, di antaranya: Sony, Acer, Toshiba, HP/ Compaq, Dell, NEC, Fujitsu, Asus, Gateway, MSI, IBM / Lenovo, dsb.
  2. Merk Lokal Indonesia, artinya, merk ini hanya dikenal ataupun tumbuh di Indonesia, diantaranya: Zyrex, Axioo, Anote, Relion, Advance, dsb, tentunya tidak tertutup kemungkinan, sebuah merk lokal Indonesia juga ada yang sudah mengembangkan sayap penyebaran produk ke negara2 tetangga / Asean, tapi biasanya tidak worldwide

Bersambung ................
kiriman: Istiadi, FTJE '81

 

Comments  

 
0 #1 HTJ 2010-09-07 15:01
:-)
Siip Pak Is...
Ditunggu tulisan sambungannya...
Quote
 

Add comment

Fasilitas komentar ini mohon digunakan dengan bijak mengingat website ini adalah milik kita bersama sebagai satu komunitas Ikatan Alumni UKSW yang ada di Surabaya dan sekitarnya.
Yang berhak menuliskan komentar di website ini adalah para anggota serta alumni UKSW secara umum.


Security code
Refresh

Banner